Kuliah Umum Prodi S1 & S2 PAK STT Moriah: Pola Asuh Transformatif Kristen dalam Mengatasi Toxic Parenting

Tangerang, 10 September 2025 – Program Studi Sarjana dan Magister Pendidikan Agama Kristen (PAK) STT Moriah sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Semester Genap 2025/2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Acara yang diikuti oleh 43 peserta ini mengangkat tema “Pola Asuh Transformatif dalam Perspektif Kristen: Mengatasi Toxic Parenting dan Mengembalikan Peran Orang Tua sebagai Representasi Kasih Bapa.”

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Heriyanto, M.Th (STT Bandung), Dr. Martinus Duryadi, M.Div., dan Novida Dwici Yuanri Manik., M.Pd.K., (STT Moriah), dengan moderator Prof. Dr. Junihot Simanjuntak, M.Pd. Para pembicara memberikan perspektif teologis, pedagogis, sekaligus praktis dalam memahami fenomena toxic parenting dan pentingnya pola asuh yang mencerminkan kasih Allah Bapa.

Kuliah umum ini menyoroti sub-tema penting, yaitu Toxic Parenting, Bapak dan Ibu sebagai Representasi Kasih Bapa, serta Memutus Rantai Luka akibat Toxic Parenting. Materi disampaikan secara mendalam, namun tetap aplikatif sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa maupun peserta yang sudah berkeluarga.

Para mahasiswa diajak untuk melakukan refleksi diri, berdamai dengan pengalaman pengasuhan yang keliru, serta mempersiapkan diri agar kelak tidak mengulangi pola asuh destruktif. Sementara bagi peserta yang sudah berperan sebagai orang tua, kuliah umum ini memberikan bekal praktis untuk menghidupi peran sebagai orang tua Kristen yang penuh kasih, sabar, dan teladan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan spiritualitas, di mana setiap peserta diajak untuk mengalami transformasi pribadi melalui pemahaman pola asuh transformatif. Dengan demikian, mahasiswa PAK tidak hanya diperlengkapi sebagai calon pendidik dan pemimpin, tetapi juga sebagai saksi Kristus yang mampu menghadirkan kasih Allah di tengah keluarga dan masyarakat.

Antusiasme peserta tampak dari interaksi aktif selama sesi diskusi, serta refleksi positif yang dibagikan di akhir acara. Walaupun dilaksanakan secara daring, kuliah umum ini tetap berjalan dengan lancar dan mampu mencapai tujuan yang diharapkan.

Melalui kegiatan ini, STT Moriah berharap mahasiswa semakin dikuatkan dalam iman, diperkaya secara akademis, dan diperlengkapi secara praktis untuk menghadapi realitas keluarga Kristen masa kini. Harapan besar juga agar kuliah umum ini menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa mendatang, sebagai bentuk kontribusi nyata STT Moriah dalam memperlengkapi generasi muda yang siap melayani dan memimpin dengan kasih Kristus.